Jumat, 01 Mei 2015

Ceria dalam bus menuju Lawu


Satu... Dua... Tiga... cissss, penghuni bus Hiba Utama menuju lereng Gunung lawu mulai menunjukan eksistensinya di hadapan kamera. Suasana yang begitu beku sebelumnya seketika mencair.

Dalam perjalanan ini saya bergabung dengan rekan-rekan komunitas Pendaki Indonesia & Family Adventure menuju gunung lawu. Selama tiga hari, Jumat (1/5/2015) hingga Minggu (3/5/2015) kami akan berada di gunung dengan ketinggaan 3265 mdlp.



G+

Sabtu, 18 April 2015

Perpustakaan Masjid Raya kota Bogor

Dewan kemakmuran Masjid (DKM) Raya Kota Bogor memiliki cara tersendiri dalam menumbuhkan minat baca masyarkat Kota Bogor. Salah satunya dengan menyulap pelataran masjid tersebut menjadi sebuah perpustakaan. Terdapat ratusan koleksi buku di enam buah rak buku yang tersusun dalam lima baris.

Buku di Perpustakaan ini tidak hanya berisi buku agama islam. DKM Masjid Raya Bogor juga meletakkan beberapa buku bacaan umum di Perpustakaan yang berdiri sejak awal tahun 2014 ini. Buku-buku tersebut berasal dari sumbangan mayarakat, hibah, dan milik masjid tersebut.


G+

Selasa, 31 Maret 2015

Port Folio website Seragampmi dot com

http://seragampmi.com/blog/hiv-aids-kenali-gejalanya-cegah-penyakitnya/

http://seragampmi.com/blog/misi-kemanusiaan-pmi-dan-pemerintah-indonesia-ke-vanuatu/

http://seragampmi.com/blog/kang-dadi-semangat-mu-kekal-abadi/

G+

Minggu, 01 Maret 2015

Ayo Jadi Anggota PMR, Pelajari dan Terapkan Ilmunya

Musyawarah Nasional atau Kongres PMI ke-IV, 25 Januari 1950 hingga 27 Januari 1950, menjadi tonggak awal berdirinya organisasi Palang Merah Remaja. Saat itu, wacana untuk membentuk PMR sudah berhembus di benak peserta Munas di Ibukota Jakarta. Dua bulan berselang, tepatnya, 1 Maret 1950, PMI secara resmi mendirikan PMR di Indonesia. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman menjadi Pemimpin Organisasi pencetak calon Sukarelawan masa depan PMI.

Dalam menjalankan organisasi tesebut, anggota PMR mendapatkan pembinaan dari PMI. Anggota PMR memiliki peranan penting di dalam PMI, yaitu memperkenalkan masalah seputar kesehatan di kalangan pelajar. Bila menjadi anggota PMR, kita diharapkan menjadi contoh bagi teman-teman untuk hidup sehat. Awalnya, pengetahuan tentang kesehatan diterapkan kepada diri sendiri. Pengetahuan itu kemudian harus kita sebarluaskan.

G+

Jumat, 06 Februari 2015

Ini (Mainan) Generasi Ku, Mana Generasimu?

Pagi ini setelah membeli camilan berupa siomay (bukan Xiao mi) saya hendak memacu kuda besi menuju posko bencana. Belum sempat menghidupkan mesin si Jagur (Supra X tahun 2001) kedua kamera alami saya tertuju pada pria paruh baya yang duduk di depan halaman masjid. Pria itu memegang dua buah beberapa mainan tradisional di tangan kanan sedangkan puluhan mainan lainnya di tangan kiri. Bahasa tubuh penuh harap terlihat dari wajahnya yang menua. berharap ada yang mau membeli mainan tersebut.

Saya menunggu beberapa waktu, sembari memperhatikan dari jauh pria tersebut. Setelah menunggu belum ada satu orang yang membeli mainan tersebut. Padahal jalan tersebut ramai karena dekat dengan pasar dan merupakan jalan penghubung menuju kawasan perkantoran di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan. Masih dengan gaya bahasa tubuh yang sama, pria tersebut beranjak dari duduknya, mencoba mencari rezeki di tempat lain.

G+